Pages

Showing posts with label recently read. Show all posts
Showing posts with label recently read. Show all posts

Tuesday, June 11, 2013

The Graveyard Book - Neil Gaiman

Hey hey, I'm back with another book review and it's June already. Ramadhan's just around the corner and I totally can't wait. x3

Okay. Let's just move to the review, shall we?

Nobody Owens, or Bod, was only a baby when his whole family was murdered by a man named Jack. Bod managed to crawl his way out of the house before Jack could get to him and go to a graveyard uphill from his house.

Jack couldn't finish his job for when he got to the graveyard Bod was already got taken care of. Not in the way Jack wanted him to be, though.

Mistress Owens found Bod before any harm could get to him and she and her husband decided to adopt the baby. Although, there's  this one little thing. They're a couple of ghosts.

Initially, most of the ghosts objected the Owens' decision to keep the baby. I mean, how could ghosts take care of a human being, an alive human being? But they finally agreed to let the baby live inside the graveyard after Silas, the undead nor the living, volunteered to be the baby's guardian. Oh and also, 'the Lady who rode up on the Grey horse' said that the dead should have charity.

So, that's how Bod got to live and be raised in a graveyard.

Basically the book is about how a boy live and grow up and learn stuffs in a graveyard, surrounded by ghosts. Each chapter is a short story with a problem of its own as Bod growing up, like befriending an alive girl for a first time, making a tombstone for a witch ghost, opening a Ghoul's Gate. Bod's even got to experience school life, even though it was only for a short time.

Jack did come to kill Bod and finally finish his job, but the resolution is not very satisfying if you ask me.

All in all, the book is an easy read. The story flows like a bedtime story does as it makes me a bit sleepy and bored every time I read it. It took me a pretty long time to finish the book and I'm not actually loving the book as much as I thought I would, but the illustrations helps a bit. 

OH, one other thing, in the book, it was never mentioned what creature Silas is. Throughout the book, I was always thinking that he was a vampire, but I'm still not so sure. Has anyone read the book? Can somebody tell me what he is?

Hmm, that's very much it, I guess.

Until later, peeps.

Monday, May 13, 2013

Pirate Latitudes - Michael Crichton

Believe me, I tried writing this post in English but I think I'm just gonna write this post, mostly, in Indonesian. So, I apologise to those who stumbled upon this post who doesn't speak Indonesian. But hey, if you're still interested, there's Google Translate. ;)

Sebelum mulai, quick question. Kalo nemu buku yang judulnya Pirates Latitudes, lo bakal langsung ngira bukunya tentang pirate kah?  Karena gw nggak. :| Gw baru sadar kalo ni buku tentang bajak laut itu kira-kira di tengah buku. Bodoh sekali rasanya. Maluu~ >_<

Jadi, seperti yang harusnya sudah bisa diduga, buku ini tentang pirates di Jamaika abad ke-17. Ceritanya dimulai dengan datangnya kapal dari Inggris yang membawa Mr. Robert Hacklett, sekretaris baru untuk gubernur Jamaika, Sir James Almont.

Cerita punya cerita, kapal yang baru datang itu ternyata sempat tersesat dan melihat kapal perang Spanyol yang sedang ditambat di benteng di suatu pulau kecil. Tapi anehnya, si kapal perang tak bergeming.

Berita inilah yang bikin Sir James Almont menyewa jasa Kapten Charles Hunter karena yakin kapal perang tadi itu sebenarnya bukan kapal perang, tapi galleon Spanyol, El Trinidad, yang sedang menunggu agar aman kembali ke Spanyol. Galleon itu kabarnya membawa banyak harta dan dengan bantuan Kapten Charles Hunter, Sir Almont berencana merampasnya.

Needless to say, the plot is mainly about the adventure of Captain Hunter to get his hand on the treasure, kill the blood-thirst maniac, and get back to Port Royal to hand the treasure to the governor and gain the fame. Tapi gak segampang itu dong tentu saja. Masalah datang silih berganti. Mulai dari badai, mutiny, sampai Kraken juga ada lho.

Menurut gw sih, ceritanya biasa aja, standar adventure gitu. The research on the setting is done thoroughly, as anyone would expect from Mr. Crichton. Karakter-karakternya, while have a lot of charms, also have flaws, which I love, haha. I hate super perfect protagonist character. It make's 'em perfectly boring.

On side note, gw pikir gak akan ada lagi buku dari Michael Crichton, 'cause as far as I know, the man's passed away on 2008. Eh ternyata ada lagi buku baru dari dirinyaa~ Dan ada satu lagi rupanya yang diterbitin tahun 2011, tapi kayaknya sih belum masuk Indonesia. Ah I so can't wait to read it. x)

Oh, dan buku ini kabarnya mau dibikin film-nya loh! CMIIW, tapi gosipnya sih yang bakal bikin screenplay-nya adalah orang yang sama yang bikin screenplay-nya Jurassic Park. Huft, semoga yang di-cast jadi Capt. Hunter-nya ganteng deh, hihihi.

P.S. Sorry for the rusty review. It's been too long since the last time I write a review. Maklum aja layhya. :P

Tuesday, June 26, 2012

Sphere - Michael Crichton

Okeeei, satu lagi buku dari Michael Crichton, dan ini buku Crichton terakhir yang gw baca. Kenapa? Karena oh karena, buku-buku Michael Crichton yang lain ada di rumah, sementara saya di kosan. Fortunately, I'm going home tomorrow. Huzzaah!

Jadi, seperti juga Timeline, Sphere ini genre-nya Sci-Fi. Dan seperti dua buku Crichton yang gw baca sebelumnya, buku ini juga brilian.

Ceritanya dimulai dengan dijemputnya seorang psikolog, Norman Johnson ke tengah-tengah Samudera Pasifik. Awalnya, Norman kira ini cuma salah satu tugas biasa dimana dia sebagai psikolog bertugas menangani korban selamat kecelakaan pesawat.

Ternyata, sesampainya di TKP, it was totally a different matter of situation. Emang sih ada kecelakaan pesawat di tengah lautan, pesawat luar angkasa that is.

Pas baca bukunya, gw juga bingung, kenapa kok ada psikolog dibawa-bawa ke tempat pesawat luar angkasa jatoh? Kok rasanya gak nyambung? Gak taunya, Norman Johnson, beberapa tahun sebelumnya, pernah terlibat dalam proyek rahasia Departemen Pertahanan tentang kondisi psikis bila bertemu dengan makhluk asing. Norman juga ngasih rekomendasi anggota tim yang paling ideal untuk menemui si makhluk asing.

Tim tersebut harus beranggotakan seorang ahli fisika perbintangan/geologi planet, zoologi/biokimia, matematika/logika, biologi kelautan/biokimia, dan seorang psikolog untuk mengamati tingkah laku seluruh anggota tim. Saat merekomendasikannya, Norman cuma sekedar menjalankan tugasnya. Dia skeptis akan ada pertemuan dengan makhluk asing suatu saat di masa depan. Nyatanya, beberapa tahun kemudian dia dipanggil untuk menjadi si psikolog dalam tim rekomendasinya sendiri.

Norman dan timnya harus turun 300 meter ke dasar laut. Mereka harus tinggal di habitat, semacam tempat tinggal dalam air, karena butuh seminggu untuk menyelidiki si pesawat tersebut.

Ketika akhirnya berhasil masuk ke pesawat, mereka menemukan banyak hal yang sulit dijelaskan. Di dalam, semua keterangannya berbahasa Inggris. Dan yang paling membingungkan adalah, adanya sebuah bola besar yang kelihatannya memang dari luar angkasa. Dan ditemukannya bola ini memulai segalanya.

Kalo pengen tau apa yang terjadi selanjutnya, baca aja bukunya, hehehe.

But seriously, this book is amazing. How brilliant a man can be, really. Gw baca buku ini gak sampe seharian. Bikin penasaran sampe akhir buku, gila-gilaan.

Dan yang bikin gw jatuh cinta sama buku ini adalah, though it was full of science and logic things, this book reminds you how important imagination is.

Sebagai mahasiswa fakultas seni rupa, how could I not love it, right? :P

Friday, June 22, 2012

A Case of Need - Michael Crichton

Setelah baca Timeline nya Crichton, gw jadi penasaran sama buku-bukunya yang lain. And I'm in luck, 'cause my father has some other Crichton's books on the shelf.

Ada beberapa judul yang menarik, tapi pas baca sinopsis nya, I decided to read this one first. And that was not a bad decision.

Buku ini inti ceritanya tentang seorang patolog, Dr. John Berry, yang berusaha membuktikan bahwa temannya, Dr. Arthur Lee, tidak bersalah. Lee dituduh melakukan praktek aborsi ilegal yang menyebabkan Karen Randall meninggal.

Berry, yang gak percaya bahwa Lee bersalah, melakukan investigasi sana-sini yang berakhir dengan kesimpulan bahwa Karen Randall tidak dalam keadaan hamil saat meninggal.

Seru kan? Seru kan? And that was only the beginning. Bukunya lumayan tebel dan investigasinya Berry lumayan ribet. Ada banyak istilah-istilah kedokteran yang bikin buku ini lebih keren lagi. Kalo di Timeline kan banyak penjelasan-penjelasan Fisika, yang mana gw gak ngerti, tapi di buku ini, istilah-istilahnya lebih mudah dicerna.

Asik deh bukunya. Gw mulai baca sore sekitar abis Maghrib, kelar sebelum Subuh besok harinya. Gak bisa berhenti baca, sumpah seru abis.

After reading this book, I kinda self-claimed being a Crichton's fan. I mean, the man was brilliant. Riset buat bukunya gak main-main. Mendetail luar biasa.

Kelar buku ini, gw langsung mulai baca Sphere.

But that's for another post.

Toodles for now! :D

Wednesday, June 13, 2012

Artemis Fowl: Opal Deception - Eoin Colfer

Nyerah juga gw akhirnya. Buku ke-4 dari Artemis Fowl Series ini emang udah lama banget diterbitin sama Gramedia, tapi sengaja gak gw beli-beli walaupun gw udah kangen luar biasa sama Arty dan Butler. Why you ask? (padahal gak ada yg nanya *abaikan*) Simply because of the cover design.

Cover-nya kenapa beginiiii? T^T Padahal cover buku 1,2, sama 3 nya udah bagus dan keren banget, tapi kenapa yang ke-4 beginiii.. Gw sengaja gak beli-beli, menunggu Gramedia menyadari kesalahan tolol mereka trus nge-redesign cover-nya biar semodel sama yg sebelum-sebelumnya.

Eeeeh, gak taunya malah muncul yang ke-5 dengan cover senada cover yang ke-4. Man. Baiklah gw nyerah, gw beli.

Mengenai bukunya sendiri sih jelas gak mengecewakan. Di buku ini ceritanya Artemis udah lupa sama dunia peri gara-gara kesepakatan di buku ketiga untuk menghapus ingatan Artemis dan Butler (dan Juliet juga) tentang dunia peri. 

But something happened (of course). Opal Koboi yang disangka koma ternyata kembali dan berencana membalas dendam ke orang-orang (dan peri-peri) yang ngegagalin rencananya di buku kedua, yaitu Komandan Julius Root, Kapten Holly Root, serta Artemis Fowl dan Butler tentunya.

Lucu juga sih baca Artemis yang gak tau apa-apa soal Kaum Bawah tapi tetep sok tau dan nyebelin waktu diselametin sama Holly yang gak dia inget sama sekali.

Dan ada yang matiiii. Dx I couldn't believe it at first, but then it looked real. He's really gone. Dan penggantinya sangat menyebalkan pun. Huh.

Jadi pengen cepet-cepet beli yang kelima, tapi apa daya, diriku sedang sedikit berhemat. Ingin nonton Bigbang, dan Didi ulang tahun minggu depan. Adeuh.

Dan Inheritance udah keluar yang terjemahannya.

I need moneeeyyy~

Monday, June 11, 2012

Timeline - Michael Crichton

Tadinya gw mau nge-review Sphere, buku yang paling terakhir gw baca, tapiii something rather magical happened! *lebay* Dan kayaknya itu merupakan pertanda kalo gw harus nge-review yang ini dulu. *double lebay*

Jadi begini tadi kejadiannya. Pas gw lagi nge-google cover Sphere buat di-posting, gw menyadari bahwa Sphere itu ada filmnya. Doh.

Buat yang belum tau, sang penulis yaitu Michael Crichton, adalah penulis yang bukunya udah banyak difilmkan. Salah satunya, yang paling beken, Jurassic Park. Nah, oleh karena itu gw merasa berkewajiban untuk menindaklanjuti penemuan gw tersebut dengan ngecek IMDB.

Singkat cerita, gw buka juga page Timeline, yang mana juga ditulis oleh Crichton dan difilmkan, di IMDB. Then I found something that made my heart literally skip a beat.

Sebelumnya, let me tell you a bit about what this book is about. 

Sesuai judulnya, bukunya emang tentang semacam mesin waktu. Ada perusahaan yang secara sembunyi-sembunyi berhasil bikin mesin waktu, yang dimana setelah berapa ratus halaman, mengakibatkan hilangnya seorang arkeolog, Profesor Johnston, di abad pertengahan.

Dikirimlah tiga orang mahasiswa pasca sarjana bimbingan si profesor buat nyari dan ngebawa si profesor kembali. Ketiga orang itu namanya, Chris Hughes, Kate Ericson, dan Andre Marek. 

Yah, pokoknya plotnya begitu intinya. Ada banyak detail-detail juga selain tetekbengek abad pertengahan tentunya, kayak fisika kuantum, parallel universe, dan segala fisika thingies yang harus saya akui, tak saya pahami. Dan menurut gw emang buku ini agak terlalu banyak detail for my taste, but Crichton did his researches great and the book is still good enough to hook me up to other Crichton's books.

Lalu, apa hubungannya sama kejadian yang gw alami di IMDB tadi?

Begini. Pas baca buku ini, gw naksir berat sama si Andre Marek. Di bukunya, dia digambarin kayak laki-laki yang lahir di jaman yang salah. Gampangnya, cowok jadul. Jadulnya jaman pertengahan, super jadul. Dan somewhat macho gimana gitu, and me likey.

Lalu, yang membuat gw merasa harus membahas ini dulu adalah karena...yang memerankan Andre Marek di versi film nya adalah....... GERARD BUTLER!

WHAT?! WHAT?! WHAT?! Udah jadi rahasia umum bahwa Gerard Butler adalah tipe saya. Well, I know he's too old for good, but come on, he's like damn hot. And out of all those actors, dia lah yang meranin Andre Marek. Rasanya seperti terlalu berjodoh, ya gak sih? *hopeless*

Karenanya, saya sedang men-download filmnya saat ini juga. Hihiiw, masih deg-degan loh gw. Semoga cepat kelar download-annyaaaa xDD

Btw, Timeline ini bukunya Michael Crichton pertama yang gw baca. Dan karena di rumah ada lumayan banyak buku dia, mulailah gw membaca yang lain.

But that's for other time.

See ya for now! :D

Wednesday, February 2, 2011

Matryoshka

Udah lama gak nge-post sesuatu berlabel recently read, jadi ya here it is.

Matryoshka by Yuki Andou. One-shot, 50 halaman, and by far it made it to my favorite list. Ringan dan manis, just the way i like it. :3

Ceritanya tentang Yuuri (who's a guy anyway) yang udh pernah 15 kali pacaran selama 19 tahun hidupnya. Semua kisah cintanya berantakan, soalnya si Yuuri ini agak aneh. Bayangin aja, dia pernah berencana ngasih magic wand, a toy, buat pacarnya yang 3 tahun lebih tua as a Christmas gift. Nuts, isn't he?

Nah, si Yuuri ini, punya childhood friend, named Nina (the heroine). Yuuri would always come crying to Nina every time he got dumped by his girlfriend, and Nina would always sigh and cheered him up.

Satu hari di awal cerita, Yuuri comes crying to Nina. Dia baru aja diputusin pacarnya gara-gara ngasih Matryoshka as a birthday present.

Buat yang gak tau matryoshka itu apa, menurut Wikipedia


A matryoshka doll, or babushka doll is a Russian nesting doll which is a set of dolls of decreasing sizes placed one inside the other.

Well, you'll know it once you read the manga, so chill.

Then, as Nina opening each doll up, Yuuri remembering the past memories of him he spent with Nina, and realizing that he's actually been ridiculously in love with her since the very beginning. Dan seperti yang diharapkan, Nina too has always loved Yuuri, and that's your happy ending.

Maniiissss~ Baca sendiri deh biar lebih paham.

P.S. Yes, i'm slacking. Ben Willis from the movie Cashback said that doing something else other than the work you're supposed to do is addictive. Can't agree more.

Oh, and about that picture i posted last time, it got neglected. Yay me. *facepalm*

Thursday, January 22, 2009

Harry Potter and The Deathly Hallows - J.K. Rowling

Oke..
Silakan berkomentar terlebih dahulu..


Yaa,,ya.. Saia tau ni buku udah lama banget keluarnya.. Dan seharusnya saia sebagai orang yg suka baca buku ber-genre "young-adult fantasy" udah selesai baca buku ini dari sejak entah kapan..


Tapi ya.. Masalahnya,, susah banget munculin kembali antusiasme buat nyelesein buku terakhir dari rangkaian cerita Harry Potter ini.. Alasannya mungkin karna udah tau akhir ceritanya kayak apa,, atau emang udah mulai gak minat sama si Harry gara2 si Bartimaeus mencuri hatiku..


Oh entahlah..
Hhhh...


Jadi ya pokoknya saia berhasil menyatu-padukan niat dan semangat untuk nyelesein ni buku dan akhirnya Alhamdulillah selesai juga.. Gak butuh waktu lama juga sih sebenernya setelah akhirnya mencapai tengah cerita dan cerita mulai seru dan gak terasa,,selesai deh bukunya..


Saia gak minat nyeritain isi bukunya.. Jangan tanya kenapa..


Tapi nggak,,saia nggak kecewa di akhir cerita.. Aneh?! Mungkin,,karna saia sendiri juga heran.. Saia harusnya kecewa karna Harry pada akhirnya gak sama Luna Lovegood sebagaimana keinginan dan harapan saia.. Tapi ya itu.. Saia tidak terlalu kecewa.. Cuma lega aja gitu,,akhirnya selesai.. Hehe..


Tapi..

Kenapa harus Nathaniel yg berakhir begitu??
Kenapa bukan Harry?!?!

*bagi yg bertanya-tanya siapakah Bartimaeus dan Nathaniel,,baca The Bartimaeus Trilogy.. dijamin lebih keren daripada Harry Potter.. hihihihi,,malah ngerekomendasiin Bart.. XDD

Monday, December 1, 2008

Recto Verso - Dee

Buku keren yang bikin saia merinding bahkan sejak prakata.. Bayangin!! Prakata nya aja udh bikin merinding.. Isinya?? Definitely "wow"..

Ada 11 cerpen di buku ini plus 11 lirik lagu.. 11 cerpen yg bagus2,,dan beberapa di antaranya sangat bagus..

Cerpen-cerpen yang sangat bagus menurut saia itu adalah.... "Curhat Buat Sahabat",, "Malaikat Juga Tahu",, "Selamat Ulang Tahun",, "Hanya Isyarat" sama "Aku Ada".. Cerpen2 inilah yg berhasil bikin mata saia berkaca-kaca,,karna emang gak ada satu pun di antara mereka yg berakhir bahagia..

Yang lainnya juga sih.. Kagak ada yg happy-end..

Saia gak sanggup nyeritain kembali,,karna emang lebih baik baca sendiri ajah..

Highly recommended.. Agak mahal sih emang.. But it's worthy.. It is..

Tuesday, November 11, 2008

The Wednesday Letters - Jason F. Wright

Sesuai judul,, buku ini ceritanya tentang surat-surat yang dikirim di hari Rabu dari Jack Cooper buat istrinya, Laurel Cooper..

Romantis banget kan ya?? Bayangin aja,, setiap hari Rabu,, setiap minggu,, setiap bulan,, setiap tahun sejak malam pernikahan mereka... Bayangin ada berapa ribu surat.. Banyak bangeet...

The Wednesday Letters dimulai dengan kematian pasangan Cooper secara mendadak suatu malam.. Mereka meninggal berdua bersamaan berpelukan di kamar utama vila yang mereka kelola sejak lama..

Surat-surat yang pernah ditulis Jack lah yang akhirnya nyeritain rahasia masa lalu mereka ke anak-anak mereka,, Mathew, Samantha, dan Malcolm,, setelah mereka meninggal,, rahasia masa lalu yang bikin tiga bersaudara ini,, terutama Malcolm,, shock.. Rahasia bahwa Malcolm bukan anak kandung keluarga Cooper.. Kenyataan ini jelas bikin Malcolm tambah kacau di pemakaman orang tua nya..

Surat-surat itu juga ngejelasin kenapa Jack akhirnya memaafkan Laurel, memaafkan orang yg memperkosa istrinya,, juga ngejelasin gimana Jack menerima dan mencintai Malcolm sebagai anaknya....

Buku yang penuh cinta memang..
Agak mengharukan juga..
Tapi happy end.. :)
 

Template by Best Web Hosting